Tampilkan postingan dengan label SCTV. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SCTV. Tampilkan semua postingan

13 Oktober 2008

Para Pencari Tuhan Berlanjut

Sinetron ini menduduki posisi teratas tontonan yang paling disukai pemirsa selama Ramadhan

Bang Jack (Deddy Mizwar) sudah merasa terlalu tua untuk menangani semua urusan. Karena itulah, ia bermaksud menyerahkan estafet kepada tiga mantan narapidana yang merupakan anak didiknya, yakni Barong (Aden), Juki (Isa), dan Chelsea (Melky), untuk mengurus Mushala At-Taufiq. Ia mengajari ketiga pria ini memandikan jenazah, menjadi imam shalat, mengelola pengajian, dan acara keagamaan yang berhubungan dengan orang banyak. Di sisi lain, Bang Jack berniat menunaikan ibadah haji. Manusia berencana, Tuhan yang menentukan.

Itulah garis besar kisah dalam sinetron Para Pencari Tuhan (PPT) 2 yang telah berakhir pada Selasa (30/9) lalu. PPT 2 yang tayang di layar SCTV sejak Sabtu (30/8) ini hadir setiap hari selama bulan Ramadhan, pukul 03.00 WIB, kemudian ditayangkan ulang sore harinya pukul 18.00 WIB.

''Kisah PPT 2 ini memang seru, menggelitik, kocak, menghibur, dan menyentuh serta tentu saja sarat dengan pesan-pesan moral,'' ujar Budi Darmawan, humas SCTV, mengenai sinetron berdurasi 1,5 jam itu. Disebutkan, keunggulan PPT 2 dibanding sinetron religi lainnya karena lekat dengan cerita sufi pencarian format hidup ideal yang religius dari berbagai kalangan yang percaya Tuhan, mulai dari penjahat hingga ulama sekalipun. ''Adegan tayangan ini mengambil latar kehidupan kaum urban Jakarta,'' kata Budi menambahkan.

Teratas
Sinetron bergenre komedi religi produksi oleh PT Demi Gisela Citra Sinema dan disutradarai oleh Deddy Mizwar ini penuh dengan pesan agama yang disampaikan secara ringan sehingga tidak terkesan menggurui. ''Selama Ramadhan lalu, PPT 2 berhasil menduduki posisi teratas untuk seluruh acara televisi,'' paparnya. Kehadiran tokoh baru, Baha (Tora Sudiro) yang bertato dan pemabuk, menambah nilai lebih untuk sinetron ini. Katanya, sejak awal penayangannya, PPT memang langsung menyita perhatian pemirsa televisi ini, seperti juga halnya PPT 1.

Hal itu, lanjut dia, setidaknya bisa diketahui dari raihan rating dan share tontonan ini. Data AGB Nielsen menyebutkan bahwa PPT 2 menduduki posisi teratas untuk seluruh acara televisi selama Ramadhan dengan meraih share di atas rata-rata 30 persen dan disaksikan oleh pemirsa pria dan wanita dari hampir semua kelompok umur.

Melihat sukses yang diraih oleh tontonan ini, SCTV pun berencana akan melanjutkan ceritanya pada Ramadhan tahun depan. ''Kesuksesan PPT 1 dan 2 tentunya menjadi fondasi penting untuk menyajikan kembali sekuel PPT pada Ramadhan tahun depan. Kita tunggu saja Ramadhan depan, tentunya dengan cerita dan kisah yang lebih seru dan kocak lagi,'' ujar Budi. Disebutkan bahwa pemirsa juga sangat menginginkan adanya kelanjutan dari PPT 2 ini.

Namun, ia belum bisa memprediksi seperti apa lanjutan dari perjalanan hidup Bang Jack dan ketiga anak buahnya yang mantan narapidana itu. ''Kemungkinan besar, para bintangnya masih mereka. Tapi, seperti apa lanjutan ceritanya, kita belum tahu,'' ujarnya. ruz

http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/22/kat/43/news_id/7028

09 Oktober 2008

Audisi Miss Celebrity Indonesia 2008 - Jadi Selebriti atau Anggota DPR?

Sejumlah peserta mengikuti ajang audisi "Miss Celebrity SCTV" hari pertama di Senayan City, Jakarta, Rabu (8/10). Audisi tersebut merupakan tahapan penyeleksian menuju "Miss Celebrity SCTV" di sebelas kota.Abimanyu

Suasana di lantai 6 Senayan City, Rabu (8/10) terlihat begitu ramai. Terlihat puluhan atau mungkin ratusan gadis cantik berbaris membentuk antrean yang mengular. Padahal hari masih pagi, dan pusat perbelanjaan mewah di kawasan Jakarta Selatan itu baru saja buka. Keramaian itu terjadi karena audisi Miss Celebrity Indonesia 2008 (MCI) yang digelar SCTV.

MCI merupakan kegiatan audisi mencari talenta selebriti baru. Sebagaimana yang telah disebarluaskan sebelumnya, ajang ini akan mencari perempuan untuk menjadi model iklan, presenter, dan pemain sinetron bagi stasiun televisi tersebut. Tidak tanggung-tanggung hadiah utamanya adalah kontrak kerja dari SCTV senilai RP 500 juta.

Lagi-lagi sebuah tawaran yang menggiurkan, terutama bagi mereka yang ingin berkiprah di dunia hiburan secara instan.

Syarat dari ajang ini terbilang sama dengan audisi pada umumnya. Yaitu masih gadis, berusia 15 -23 tahun, serta memiliki tinggi badan minimal 158 cm dan proporsional. Tak heran, berbondong-bondonglah para gadis itu datang mengikuti audisi pertama di Jakarta tersebut. Beragam aksi dilakukan. Mulai dari yang tampil sederhana, hanya bercelana pendek dan kaos oblong hingga yang dandan lengkap dengan gaun paling trendi.

Meski mengaku, baru pertama kali ini ikut audisi, gadis-gadis itu berharap dapat lolos hingga ke seleksi selanjutnya. Motivasi mereka ingin jadi selebriti agar terkenal dan mudah mendapatkan materi.

"Saya dari SMP sudah ikut kegiatan semacam ini karena saya ingin jadi artis, bisa terkenal dan punya banyak uang," kata Sita (16) peserta asal Tangerang kepada SP. Sayang, Sita harus kecewa karena dia langsung gugur di seleksi awal karena tinggi badannya kurang memenuhi syarat, yakni 158 centimeter.

Ada juga yang punya motivasi lain. "Saya juga ingin jadi artis biar bisa jadi anggota DPR," ucap Beby Beauty Ranggiwi peserta asal Jakarta. Rupanya dia termotivasi dengan banyaknya artis yang belakangan ini terjun ke dunia politik, terutama mencalonkan diri sebagai anggota legislatif.

Tidak Canggung

Beby tidak terlihat canggung menghadapi wartawan, pasalnya ini bukan audisi pertama yang diikuti. Dia mengaku, pernah jadi finalis sebuah kontes kecantikan rambut tahun 2006 dan pernah jadi juara kontes kecantikan. Namun, karena merasa tidak mendapat hasil yang maksimal, maka dia mencoba peruntungan lagi di ajang MCI.

"Saya merasa yang saya peroleh kemarin belum begitu terlihat. Karena itu saya mencoba lagi.

Menurut Razak Satari Ketua Tim Juri audisi MCI, hal tersebut dibenarkan jika peserta tersebut tidak sedang terikat kontrak atau kesepakatan, baik secara lisan maupun tertulis untuk menjadi model iklan, presenter, serta pemain sinetron dan film. Atau tidak tercatat sebagai peserta perlombaan atau kontes sejenis. Hanya saja, Razak mengakui pihaknya lebih mencari yang benar-benar segar.

"Kami memang sangat ketat dan tegas dalam menyeleksi peserta audisi. Hal ini kami lakukan agar tujuan acara ini untuk mencari selebriti baru Indonesia yang siap terjun di dunia hiburan benar-benar tercapai," tegas Razak. Kriteria utama adalah penampilan yang menarik.

SCTV juga akan menggelar audisi serupa di Bandung, Semarang, Yogyakarta, Medan, Makasar, Manado, Palembang, Banjarmasin, Surabaya, dan Denpasar hingga 9 November 2008. Hasilnya akan ada 25 finalis untuk merebut mahkota MCI.

"Kami melakukan ini untuk mendapatkan sesuatu yang sesuai dengan kebutuhan program acara dan konsep kami," ungkap Senior Manager Produksi SCTV Mahcroni Kusuma. [W-10]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/10/09/index.html

18 September 2008

RCTI dan SCTV Dapat Teguran KPI

Kamis, 18 September 2008 | 23:53 WIB

Dua televisi swasta nasional RCTI dan SCTV mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia. Teguran ini terkait penyiaran iklan Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional yang melanggar ketentuan durasi penyiaran kampanye pemilu 2009, di kedua stasiun televisi itu.

"Ketentuan yang ada hanya memperbolehkan iklan partai itu selama lima menit per hari," ujar anggota KPI Izzul Muslimin di Jakarta, Kamis (18/9) malam.

Pasal 95 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2008, membatasi durasi iklan partai politik maksimal 10x30 detik/5x60 detik/ 5 menit. Menurut Izzul, hasil pemantauan KPI pada tanggal 17 Agustus 2008 di SCTV, iklan Partai Demokrat (Soesilo Bambang Yudhoyono bersama Partai Demokrat) ditayangkan enam kali dengan jumlah waktu enam menit.

Selain itu, iklan Soetrisno Bachir dan Amien Rais ditayangkan di SCTV sebanyak tujuh kali dengan durasi tujuh menit. Sedangkan di RCTI, menurut Izzul, juga pada tanggal 17 Agustus,iklan Partai Amanat Nasional ditayangkan delapan kali dengan jumlah durasi delapan menit.

Selain itu, iklan Partai Demokrat (Soesilo Bambang Yudhoyono bersama Partai Demokrat) ditayangkan enam kali dengan durasi enam menit. "Pelanggaran durasi ini, membuat KPI menegur SCTV dan RCTI. Ini hasil pemantauan periode Agustus-September 2008. Kedepan, KPI akan lebih waspada lagi menangani dan memantau iklan kampanye partai di televisi," ujarnya. MAM

http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/09/18/2353216/rcti.dan.sctv.dapat.teguran.kpi

30 Agustus 2008

SCTV Awards 2008 - Sinetron "Cinta Fitri" Sabet 3 Trofi

Aktris, Shireen Sungkar terpilh sebagai Aktris Ngetop pilihan pemirsa SCTV Awards 2008 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jumat (29/8). Shireen terpilih sebagai pemeran aktris terbaik dalam sinetron "Cinta Fitri" sebagi Fitri.

[JAKARTA] Sinetron Cinta Fitri 2 menyabet tiga trofi dalam ajang SCTV Awards yang berlangsung di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Jumat (29/8) malam. Sinetron yang dibintangi Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu itu membawa pulang tiga trofi.

Tiga trofi yang diraih Cinta Fitri adalah untuk Program Ngetop, Aktor Ngetop (Teuku Wisnu) dan Aktris Ngetop (Shireen Sungkar). Dalam sinetron tersebut, Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar memang dipasangkan sebagai suami-istri yakni Farell dan Fitri.

Dalam kategori Program Paling Ngetop, Cinta Fitri 2 bersaing dengan sinetron Chelsea, Cinta Bunga, Suci dan Gala Sinema. Sementara di kategori Aktris Ngetop, Shireen bersaing dengan Bunga Zaenal, Chelsea Olivia serta Laudya Cynthia Bella. Saat SCTV Awards 2007 lalu, Cinta Fitri disisihkan sinetron Cinderella. Pada tahun itu, pula aktris Shireen Sungkar kepopulerannya dikalahkan Cinta Laura, bintang sinetron Cinderella.

"Senang banget Alhamdulillah, Ya Allah makasih banget," kata putri pasangan Mark Sungkar dan Fanny Bauty itu.

SCTV Awards 2008 dipandu pasangan suami-istri Donna Agnesia dan Darius. Acara ini dimeriahkan penampilan Dewa 19, Ungu, Afgan, Rossa, Mulan Jameela dan Cinta Laura. SCTV Awards 2008 disiarkan langsung stasiun SCTV sebagai puncak HUT ke-18 SCTV. Untuk pertama kali, SCTV juga menggelar program In Box Awards sebagai apresiasi dan penghargaan atas pencapaian terbaik dalam industri musik dan video klip, khususnya bagi para musisi yang telah tampil di program In Box.

"Dalam SCTV Awards, kami menampilkan nama-nama artis , aktor, musisi, presenter, program hingga iklan yang menjadi pilihan pemirsa SCTV untuk mendapatkan penghargaan Paling Ngetop. Penghargaan ini juga merupakan bentuk interaksi dan penghargaan dari pemirsa yang telah loyal menonton SCTV dan membawa kami mencapai posisi yang terbaik," kata Manajer Senior Humas SCTV, Budi Darmawan.

Pada acara Inbox Awards di lapangan D Senayan, beberapa waktu lalu, nama -nama pemenang yang terpilih anttra alain : Dimas Beck (Host Cowok Favorit), The Changcuters -I Love U Bibeh (Koreografi Favorit), Shireen Sungkar -Wali Dik (Model Wanita Terfavorit), Munajat Cinta -The Rock (Adegan Paling ..), Pasha & Rossa: Tercipta Untukku (pasangan Paling ..), Andra & Backbone- Main Hati (Video Klip Terfavorit ) dan CI Walk Bandung (Lokasi Terbaik). [U-5]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/08/30/index.html

15 Agustus 2008

SCTV Award 2008 - Nomine "Muka Baru" Bersaing Ketat

SP/YC Kurniantoro - Sandra Dewi

SP/Ignatius Liliek - Laudya Cynthia Bella

[JAKARTA] Stasiun televisi SCTV kembali menggelar SCTV Award untuk merayakan hari jadinya yang ke-18 di Jakarta, pada 29 Agustus 2008. Sejumlah artis muda bersaing untuk jadi yang terfavorit. Namun, di antara kategori Aktor Ngetop, nama aktor senior Deddy Mizwar masih terselip.

Vice Presiden Marketing SCTV, Stephanus Halim, menyebutkan nama-nama yang masuk dalam nominasi itu sepenuhnya merupakan pilihan pemirsa. Pengumpulan jejak pendapat dilakukan sejak 16 Juni hingga 4 Agustus 2008. Ada sekitar 850.000 pesan singkat yang masuk ke panitia.

"Kami tidak membatasi nama-nama artis yang masuk ke dalam nominasi. Nama-nama itu dipilih karena umumnya masyarakat mengingat artis-artis yang muncul dalam tiga bulan terakhir," ujarnya di Jakarta, Selasa (12/8).

Pihak SCTV membagi menjadi tujuh kategori calon penerima SCTV Award, seperti Aktor Ngetop, Aktris Ngetop, Pembawa Acara Ngetop, Penyanyi Ngetop, Grup Band Ngetop, dan Program Ngetop.

Di antara jajaran Aktor Ngetop tersebut nama-nama, seperti Adly Fairuz (Cinta Fitri), Arie Andhika (Chelsea), Deddy Mizwar (Para Pencari Tuhan), Rexky Adutya (Suci), dan Teuku Wisnu (Cinta Fitri). Sementara untuk Aktris Ngetop ada Bunga Zaenal (Suci), Chelsea Olivia (Chelsea), Laudya Cynthia Bella (Cinta Bunga), Sandra Dewi (Cinta Indah), dan Shireen Sungkar (Cinta Fitri).

Untuk kategori Grup Band Ngetop beberapa grup papan atas ada dalam daftar nominasi itu. Mereka adalah Kangen Band, Peterpan, Radja, ST 12, dan Ungu. Selanjutnya, nama-nama ini akan kembali diadu lewat pilihan pemirsa yang pemenangnya akan diumumkan pada puncak peringatan ulang tahun SCTV pada 29 Agustus 2008 mendatang.

Untuk pergelaran acara SCTV Award itu, Senior Manager Production SCTV, Ronny Kusumah menyebutkan akan menggunakan konsep "color maximal". Tampilannya akan elegan, berkelas dan tanpa buka-bukaan. Hal ini karena beberapa hari kemudian sudah memasuki masa Ramadan," ujarnya.

Acara SCTV Award 2008 ini adalah yang ke delapan kalinya sejak 2001 lalu. Setiap tahunnya SCTV Award juga memberikan penghargaan Lifetime Achievement Award kepada seniman yang dianggap telah mendedikasikan hidupnya untuk kesenian.

"Kami pernah memberikan kepada Titiek Puspa, Christine Hakim, Chrisye, Nani Wijaya, dan Deddy Mizwar. Hanya tahun kemarin, kami tidak mengadakan penghargaan khusus ini dan menggantinya dengan Special Award. Saat itu penerimanya adalah almarhum Taufik Savalas," ujar Stephanus Halim.

Masih Diminati

Meskipun SCTV Award dilakukan setiap tahunnya dan stasiun televisi itu juga memiliki ajang penghargaan yang lain, ajang ini tetap diminati pemirsa. Hal itu dibuktikan dengan rating dan share saat acara dilakukan.

"Pernah acara ini waktunya bersamaan dengan acara sejenis dari stasiun televisi lain yang juga merayakan ulang tahun. Tapi kita berhasil memperoleh rating dan share tertinggi, padahal saat itu bujet yang kami keluarkan tidak sebesar mereka," sebut Stephanus.

Ia juga memerinci peningkatan rating dan share penyelenggaraan SCTV Award setiap tahunnya. Menurutnya hal ini membuktikan bahwa para aktor dan aktris yang programnya tayang di stasiun itu mampu menarik hati pemirsa.

Untuk ulang tahun yang ke-18 ini, rencananya SCTV juga akan menggelar In Box Award yang pertama kalinya. In Box adalah program musik yang menampilkan video klip terbaru di stasiun itu. [K-11]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/08/13/index.html

10 Agustus 2008

SCTV Cari Wajah Baru di Dunia Hiburan

Modal tampang dan postur tubuh tidak cukup, tapi juga harus memiliki intelektual.

Program reality show pencarian bakat tampaknya masih menarik untuk disajikan kepada pemirsa. Seakan tidak mau kalah dengan stasiun televisi lain, SCTV pun menghadirkan reality show terbarunya bertajuk Miss Celebrity Indonesia 2008.

''SCTV akan menggelar sebuah ajang pencarian talenta selebriti baru Indonesia lewat Miss Celebrity Indonesia 2008. Acara ini ditujukan untuk mencari selebriti-selebriti baru dalam dunia hiburan di tanah Air. Di sini, kita mencari talenta yang berbakat untuk menjadi selebriti baru,'' kata Ronny Kusuma, senior manager production SCTV, di Jakarta, Selasa (5/8). Menurut dia, program ini bakal mencari perempuan-perempuan dengan multitalenta dalam bidang akting, presenting, dan modeling,''

Dunia entertainment, kata Ronny, saat ini bagaikan magnet yang sangat kuat menarik kaum muda terjun di dalamnya. Di sisi lain, kebutuhan talenta-talenta baru juga semakin besar. Alasan itulah yang menjadi ide dasar SCTV menggelar acara Mis Celebrity Indonesia 2008.

''Kami ingin menjadi jembatan emas antara perempuan-perempuan muda yang berbakat dan ingin terjun di dunia entertainment dengan kebutuhan talenta-talenta baru yang terus bertambah. Dan, diharapkan mendapatkan selebriti baru yang dapat eksis di dunia hiburan,'' jelas Ronny.

Pemenang Miss Celebrity Indonesia 2008 ini kelak akan mendapatkan hadiah serta kontrak kerja selama setahun dari SCTV senilai Rp 500 juta. Kontrak kerja itu bisa untuk bermain sinetron, presenter, model, atau sejumlah aktivitas selebriti lainnya. Selain itu, kata dia, pemenang juga akan mendapatkan hadiah uang tunai dan sejumlah fasilitas utama selama setahun serta menyandang gelar Miss Celebrity Indonesia 2008.

Selain pemenang utama, ajang ini juga akan memilih Miss Celebrity Favorite, Miss Celebrity Photogenic, Miss Celebrity Best Hair, Miss Celebrity Best Skin, dan Miss Celebrity Best Smile. ''Kita melihat setiap tahun butuh refresh wajah-wajah baru, mengingat program kita banyak, begitu juga dengan production house yang bekerja sama dengan kita,'' ujar Ronny.

Miss Celebrity Indonesia 2008 yang bakal dipandu oleh artis Andhika Pratama ini berbeda dengan ajang yang lain. ''Kalau ajang lain setelah menang, satu tahun kemudian baru berkarya, lalu ikut ajang di luar, dan baru bisa jadi selebriti. Di sini, tak perlu proses panjang seperti itu. Ikut Miss Celebrity Indonesia akan langsung menjadi selebriti,'' tegasnya.

Konsep acara
Rangkaian acara Miss Celebrity Indonesia akan berlangsung dari tahap audisi yang digelar di 11 kota yang dimulai pada 10 Oktober di Jakarta. Kemudian, secara berurutan akan berlanjut di kota Bandung (11/10), Makassar (17/10), Yogyakarta (18/10), Manado (24/10), Palembang (25/10), Banjarmasin (31/10), Semarang (1/11), Medan (7/11), Surabaya, dan Bali (8/11).

Di setiap kota audisi, akan diambil dua finalis yang akan diberangkatkan ke Jakarta sebagai grand finalis. Dengan demikian, para kontestan yang akan diadu di Jakarta nantinya berjumlah 25 orang, tiga di antaranya finalis dengan statuswild card.

Selama di Jakarta, kata Donny, para grand finalis akan menjalani karantina selama lima hari untuk mendapatkan pelatihan sekaligus persiapan menjelang grand final.

Proses pendaftarannya sendiri bakal dibuka pada awal September 2008 dan pelaksanaan grand final akan disiarkan langsung SCTV dari Istora Senayan Jakarta pada 21 November 2008.

''Tahap proses audisi dan karantina akan ditayangkan berupa filer,'' kata Ronny yang mengungkapkan syarat mengikuti acara Miss Celebrity Indonesia 2008, adalah para peserta perempuan berusia 15-23 tahun dengan tinggi badan minimal 165 cm. ''Bukan hanya wajah cantik dan bentuk badan bagus. Tapi, dipertimbangkan juga mental, attitude, dan kepintaran.'' ruz

http://www.republika.co.id/launcher/view/mid/22/kat/43

25 Juli 2008

"Sinetron Interaktif" Coba Rebut Perhatian Pemirsa

Istimewa - Proses pengambilan gambar sinetron �Live Action�.

[JAKARTA] Di tengah-tengah maraknya tayangan sinetron, "sinetron interaktif" mulai diminati pemirsa. Sinetron yang mengajak pemirsa untuk menentukan alur cerita ini memiliki rating lumayan. Setidaknya, itu yang pernah terjadi pada sinetron Live Action yang ditayangkan stasiun SCTV.

Manajer Humas SCTV, Budi Darmawan, menjelaskan sinetron interaktif adalah sebuah alternatif bagi para penggemar, untuk mengajak mereka terlibat dalam tayangan tersebut. Karena, pada bagian akhir, pemirsa diberi kesempatan menentukan jalan ceritanya melalui telepon interaktif.

Sinetron Live Action memang berbeda dengan format sinetron umumnya. Sinetron ini tidak hanya menyuguhkan sebuah kisah, tapi juga menampilkan kuis interaktif yang dipandu pembawa acara. Semua kisah yang ditampilkan dalam sinetron itu dilakukan secara langsung (live), sehingga tidak ada proses editing, rekaman, atau efek tertentu. Menjelang bagian akhir, pemandu acara menghentikan sejenak alur cerita dan memberi kesempatan kepada pemirsa untuk menentukan akhir cerita. Para kru di belakang layar menyiapkan dua pilihan yang akan ditentukan oleh pemirsa.

"Dengan cara ini, para pemirsa tidak hanya menikmati setiap kisah yang disajikan, tetapi juga diajak untuk berperan layaknya seorang sutradara," ujar Arie Dagienkz, yang berperan sebagai pembawa acara dalam sinetron itu.

Format sinetron Live Action sebelumnya pernah ditayangkan SCTV, dengan judul Empat Dara sejak Mei 2008. Sinetron itu memiliki rata-rata share 13,1 menurut survei AGB Nielsen. Rencananya, sinetron itu akan dikemas ulang dengan judul Live Action, menampilkan aktris Dwi Putrantiwi, Hesti Purwadinata, Vivi Rahmawati, dan Junita.

Sutradara Live Action, Jonggi Sihombing, menjelaskan sinetron tersebut akan mengisahkan sebuah kisah komedi romantis dalam setiap episodenya. Keempat pemeran wanita itu akan ditemani bintang tamu untuk menggulirkan setiap kisah.

"Kenapa sinetron? Tidak komedi sekalian? Karena, kami memang ingin merebut pasar sinetron. Tayangan ini terbukti masih digemari banyak orang. Dan kami coba menampilkan sesuatu yang berbeda," ujar Jonggi, di Jakarta, Senin (21/7).

Untuk menampilkan kualitas sinetron yang prima, Jonggi mengaku harus menampilkan aktor dan aktris yang berakting baik. "Kami melakukan casting yang maksimal untuk mendapatkan pemain yang baik. Mereka dituntut untuk tidak melakukan kesalahan karena tidak ada proses editing dan rekaman. Mereka juga harus siap dengan alternatif pilihan pemirsa," Jonggi menambahkan. [K-11]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/07/24/index.html

05 Juli 2008

TV Merebut Simpati Anak-anak

Susi Ivvaty - Saat libur sekolah tiba, stasiun televisi seperti biasa meluncurkan program baru, bersaing dengan program-program anak di televisi berlangganan. Bahkan, tahun ini stasiun televisi melengkapi dengan program off air seperti "Summer Holidays with SCTV and Dinosaurs" persembahan SCTV atau "Doraemon Dreamland" yang disponsori RCTI.

"Doraemon Dreamland" di Balai Kartini, Jakarta Selatan, yang berakhir tanggal 29 Juni 2008, terus dipadati pengunjung. Dengan membayar tiket Rp 125.000, anak-anak bisa bermain di arena balon dan menonton operet Doraemon dengan pemain boneka-boneka yang ada di kartun Doraemon, yakni Nobita, Suneo, Sizuka, Giant, dan Doraemon sendiri.

Acara ini makin mengukuhkan pamor program film animasi Doraemon yang disiarkan RCTI setiap Minggu pukul 08.00. Doraemon di RCTI selama 18 tahun hampir tidak pernah mendapat rating rendah.

"Summer Holidays with SCTV and Dinosaurs" di Plaza Tenggara Senayan, Jakarta, berlangsung dari tanggal 21 Juni hingga 20 Juli 2008. Makhluk yang hidup di zaman Mesozoikum yang pernah menjadi bintang dalam film Jurrassic Park ini diusung langsung dari Universal Studios di Los Angeles, California, Amerika Serikat.

Dengan tiket Rp 120.000-Rp 150.000, anak-anak bisa melihat keunikan beragam robot dinosaurus. Salah satunya adalah Tyranosaurus Rex atau yang lebih akrab dikenal dengan T-Rex. Anak-anak juga berkesempatan menjajal sebagai presenter di studio mini Liputan 6 SCTV.

Maskot baru

Untuk program on air, "persaingan" tak kalah seru. Stasiun antv pada liburan tahun ini menciptakan tiga karakter boneka sebagai maskot, yakni Mouchu (anak tikus), Cik Cik (anak ayam), dan Ciul (anak ulat). Tiga karakter ini akan menjadi ikon dalam program liburan antv bertitel "Star Kids? Ya Iyalaah!"

"Tiga karakter ini asli ciptaan antv," kata Mila Lubis, Manajer Publisitas antv. Mouchu, Cik Cik, dan Ciul bersama presenter Asti Ananta akan mengantarkan semua acara yang ada di "Star Kids? Ya Iyalaah!" yang ditayangkan setiap hari pukul 06.30-09.30 dan Senin-Jumat pukul 12.00-14.00. Hampir semua acara pengisi liburan sudah ditayangkan. Beberapa program berakhir pada Minggu, 6 Juli ini, yakni serial "Astro Boy", "Curious George", dan "The Land Before Time".

Meski demikian, Cik Cik, Ciul, dan Mouchu akan tetap menjadi maskot di setiap acara anak-anak di antv. Karakter-karakter ini pura-puranya mempunyai riwayat hidup. Mouchu, misalnya, numpang lahir di London tanggal 17 Juni 1998 dan setelah itu pergi ke Jakarta. Makanan kesukaan es krim, spaghetti, dan sama sekali tidak menyukai sayur. Ia mengidolakan Harry Potter dan Cristiano Ronaldo.

Cik Cik bernama lengkap Slamet Rohmadi Cahyo Septian Egon Cikovski Anggira Romadhona Syahputra III. Panjangnya.... Boneka anak ayam ini lahir di Jakarta, 26 Juni 2000, dan suka membaca komik serta mengidolakan Justin Timberlake, Beyonce Knowles, serta Agnes Monica.

Bagaimana dengan Ciul? Kelahiran Jakarta, 25 November 1997, ini menyuka cap cay dan paling suka main monopoli, catur, serta scrabble. Ia mengidolakan Deddy Mizwar, Beethoven, Al Gore, dan SBY. "Cerita tentang tiga boneka itu kami rancang bersama tim," terang Mila.

Futuristik

Televisi Pendidikan Indonesia menyuguhkan beberapa sinetron bertema fiksi ilmiah yang futuristik. "Si Ufo", yang mulai ditayangkan 6 Juli 2008 dan akan diputar setiap Senin-Jumat pukul 16.00, berkisah tentang makhluk planet X yang tersesat. Saat itu, si Ufo sedang kebut-kebutan dengan piring terbangnya dan terperosok di pohon toge milik Emak Rodiah.

Ketika sedang mengisi baterai piring terbang, si Ufo memprogram dirinya menjadi anak kecil menyerupai Ahmad Fouzi, anak Emak Rodiah yang telah lama hilang.

Sinetron lain, "Klik-klik Bamba", yang diputar mulai 30 Juni 2008 tiap Senin-Jumat, menceritakan profesor Hasan yang menciptakan remote pengontrol sistem kehidupan manusia. Remote itu dititipkan kepada Juki. Prof Hasan berpesan agar Juki menjaga remote itu dan digunakan untuk kebaikan.

Selain fiksi ilmiah, TPI juga memutar sinetron bertema dongeng. Misalnya, anak miskin dan pintar serta suka menolong. Tema ini diwakili sinetron "Dul Badut".

Banyak pilihan program untuk mengisi liburan, yang tetap akan berlanjut meski masa liburan usai. Bagi keluarga yang tidak merencanakan pelesir ke luar kota, berbagai program televisi bisa menjadi alternatif. Kalau ternyata jelek-jelek? Ya sebaiknya pindah saluran, misalnya ke saluran televisi berlangganan. Bosan dengan acara yang itu-itu saja? Ada pilihan lain, yakni mematikan televisi.

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/07/06/01583840/merebut.simpati.anak-anak

24 Juni 2008

BEI Hapus Obligasi SCTV

Rabu, 25 Juni 2008 | 11:22 WIB - Obligasi Surya Citra Televisi I Tahun 2003 (SCTV01XXBFTW) senilai Rp 425 miliar jatuh tempo pada Rabu (25/6) ini, dan terhapus dari perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).

"Terhitung mulai tanggal 25 Juni 2008 obligasi tersebut tidak tercatat dan tidak diperdagangkan lagi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan atau dilaporkan perdagangannya melalui sarana yang disediakan otoritas bursa," kata Kepala Divisi Pencatatan Surat Utang BEI Saptono Adi Junarso, di Jakarta.

Dia mengatakan, pembayaran pokok obligasi dan pembayaran bunga obligasi akan dibayarkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayaran.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/25/11222374/bei.hapus.obligasi.sctv


Kewajiban Bunga Obligasi SCTV Rp 15 Miliar

Kamis, 12 Juni 2008 | 10:45 WIB - Kewajiban PT Surya Citra Televisi (SCTV) atas bunga ke-4 obligasi SCTV II tahun 2007 akan dibayarkan pada 10 Juli 2008 senilai Rp 15,741 miliar. Hal ini dikatakan Operation Departement Head Bank Niaga yang juga wali amanat obligasi Surnoto.

Dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/6), Surnoto mengatakan, pembayaran bunga kepada pemegang kupon obligasi akan dilakukan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai agen pembayaran.

Obligasi SCTV II tahun 2007 bernilai nominal Rp 575 miliar dengan jangka waktu 5 tahun dan tingkat suku bunga 10,950 persen.

Saat ini 99,9 persen saham SCTV dimiliki PT Surya Citra Media (SCMA), yang merupakan sebuah perusahaan induk investasi yang sudah listing di BEI sejak tahun 2002.

Sementara itu, sebagaimana dikutip dari Antara, pemegang saham SCMA terdiri dari PT Abhimata Mediatama sebesar 78,69 persen, The Northern Trust Company S/A Northern sebesar 7,90 persen, masyarakat sebesar 13,41 persen, dan sisanya dimiliki oleh pihak yang kepemilikannya kurang dari 5 persen.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/06/12/10452271/kewajiban.bunga.obligasi.sctv.rp.15.miliar

21 Juni 2008

Sinetron "Cinta Fitri 2" - Puluhan Guru Datangi Lokasi Syuting

[JAKARTA] Syuting sinetron SCTV Cinta Fitri 2 menyedot perhatian masyarakat. Sebanyak 36 guru sekolah holistik pendidikan usia dini "Semai Benih Bangsa" (SBB), mendatangi lokasi syuting Cinta Fitri 2 di kawasan Jalan Galunggung, Cinere, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Menurut Senior Manager Humas SCTV, Budi Darmawan, kunjungan merupakan bentuk penyegaran ditengah padatnya pelatihan para guru dan sebagai jumpa fans. Pundi Amal SCTV memfasilitasi para guru dari berbagai daerah, berangkat ke Jakarta untuk memperoleh pelatihan guru sekolah holistik anak usia dini (4-6 tahun) berbasis pembangunan karakter.

"Kunjungan ke lokasi syuting Cinta Fitri, menjadi hiburan tersendiri bagi para guru SBB. Hal itu diharapkan menjadi nilai tambah untuk membuka wawasan, sehingga mengetahui proses pembuatan acara drama di televisi," ujar Budi.

Sementara itu, sutradara Cinta Fitri 2, Encep Masduki, mengatakan dengan adanya komunikasi langsung dengan fans yang disertai diskusi seputar sinetron, pihaknya merasa mendapatkan masukan yang cukup berarti dalam memproses film ke depannya. Kritik dan saran dari guru menjadi modal berarti untuk memacu, karena jalur ceritanya semakin berat.

"Syuting sinetron Cinta Fitri season 2 hari ini, sudah memasuki episode yang ke 101. Memang prosesnya agak cepat, karena sesuai dengan kebutuhan. Cinta Fitri mengalami sedikit perubahan, tetapi untuk karakter Fitri sebagai pemeran tokoh utama yang lugu, tidak berubah dan tetap tahu, dirinya berawal dari desa terpencil di Wonogiri," jelas Encep di sela-sela diskusi.

"Season" 3 Menyusul

Sinetron Cinta Fitri 2 menggunakan sistem season. Rencananya akan dibuat sebanyak 200 episode, seperti yang cerita sebelumnya, bahkan season yang ketiga akan segera menyusul.

Hal tersebut karena sebelumnya mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Alur cerita hampir sama disertai dengan konflik-konflik baru yang timbul dan tak jauh dengan keseharian masyarakat.

Encep mengakui, pihaknya tidak terfokus pada masalah rating saja, namun tetap membuat program acara yang benar-benar dapat diterima oleh masyarakat. Ketika tayangan telvisi tersebut menarik, secara otomatis rating pun tentunya akan ikut menaik juga. Pada minggu kedua bulan Juni 2008, rating sinetron Cinta Fitri 2 berada di posisi 4.

Sinetron yang tayang pada pukul 21.00 -22.30 WIB diramaikan dengan akting dari para artis senior maupun baru.

Pemeran Fitri yang diperankan oleh Shireen Sungkar seorang remaja putri, merasa sangat senang mendapat kunjungan dari guru yang selama ini dianggap sebagai panutan dan pembimbing di sekolah.

"Waktu kebanyakan saya habiskan di lokasi syuting. Jadi, saya manfaatkan bila ada waktu kosong, misalnya belajar untuk persiapan sekolah. Bila akan ada ujian, akan dicicil belajarnya. Di lokasi syuting tidak bisa konsentrasi, karena terganggu banyak hal. Karenanya lebih baik belajar di rumah saja," ungkap Shireen yang berharap agar bisa naik kelas nantinya. [HDS/U-5]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/06/21/index.html

12 Juni 2008

SCTV Kaget Australia Protes Soal Video Pembakaran

Pemberitaan mengenai pembakaran kapal nelayan Indonesia oleh aparat Australia pada 11 Juni 2008 di SCTV dan Metro TV memicu protes Pemerintah Australia. Pihak SCTV mengaku hingga kini belum menerima protes dari Australia dengan pemberitaan tersebut.

"Makanya kita kaget, sepanjang tidak bertanya ya tidak pelu kita jawab. Kalau ada protes kan bisa hak jawab," kata Kepala Peliputan Jarot Suprayitno saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (13/6/2008).

Menurut Jarot, video yang ditayangkan diterima korespondennya dari LSM lokal. "Ceritanya kita dapat dari LSM di NTT Yang menerima nelayan sekaligus videonya. Di sana ada koresponden kita yang meliput peristiwa (penerimaan nelayan di LSM)," imbuh dia.

Sementara Ketua Pokja Laut Timor dan Gugusan Pasir Kupang Ferdi Tanone mengatakan, video itu merupakan film dokumenter yang diambil pada 2003. Namun menurutnya tindakan aparat Australia tidak bisa dibenarkan.

"Ini dokumenter. Mau 10 tahun lalu atau berapa tahun, perlakuan mereka tidak dapat dibenarkan," pungkas dia. (mly/nrl )

dikutip dari detik.com 13/06/2008 11:02 WIB

11 Juni 2008

Kewajiban Bunga Obligasi SCTV Rp15 Miliar

Kewajiban PT Surya Citra Televisi (SCTV) atas bunga ke-4 obligasi SCTV II tahun 2007 yang akan dibayarkan pada 10 Juli 2008 senilai Rp 15,741 miliar, kata Operation Departement Head Bank Niaga yang juga wali amanat obligasi Surnoto.

Dalam laporannya ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (12/6), Surnoto mengatakan, pembayaran bunga kepada pemegang kupon obligasi akan dilakukan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai agen pembayaran.

Obligasi SCTV II tahun 2007 bernilai nominal Rp 575 miliar dengan jangka waktu 5 tahun dan tingkat suku bunga sebesar 10,950 persen ini.

Saat ini 99,9 persen saham SCTV dimiliki oleh PT Surya Citra Media (SCMA), yang merupakan sebuah perusahaan induk investasi yang sudah listing di BEI sejak tahun 2002 lalu.

Sementara itu, sebagaimana dikutip dari Antara, pemegang saham SCMA terdiri dari PT Abhimata Mediatama sebesar 78,69 persen, The Northern Trust Company S/A Northern sebesar 7,90 persen, masyarakat sebesar 13,41 persen dan sisanya dimiliki oleh pihak yang kepemilikannya kurang dari 5 persen.

http://www.kompas.com/index.php/read/xml/2008/06/12/10452271/kewajiban.bunga.obligasi.sctv.rp15.miliar