Tampilkan postingan dengan label MUSIK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MUSIK. Tampilkan semua postingan

06 Oktober 2008

Obsesi Menjadi Superstar

Personel Project Pop (dari kiri), yakni Herman Josis Mokallu (Yosi), Rachel Panggabean (Tika), Muhammad Fachroni (Oon), Djoni Permato (Udjo),W Rudi Astadi (Odie) dan Gumilar Nurohman (Gugum).

Status sebagai band pop Indonesia tidak cukup memuaskan Project Pop. Band asal Bandung ini masih menyimpan obsesi untuk menjadi seorang superstar. Keinginan terpendam tersebut, akhirnya tertuang lewat single terbaru berjudul Bukan Superstar. Single Bukan Superstar dihadirkan lewat album Project Pop:Top of The Pop.

Inspirasi single terbaru Project Pop berasal dari kesuksesan para musisi pendatang baru. Band-band lokal serta penyanyi solo, seperti Ungu, Peterpan, Kangen Band, Letto, Glenn Fredly, serta Mulan Jameela, masuk dalam lirik lagu Bukan Superstar. Project Pop, berhasil menggabungkan lagu-lagu para musisi terkenal itu menjadi karya yang lucu dan menyegarkan.

Bukan Superstar lahir dari sebuah fenomena menjamurnya band-band baru di Indonesia. Kebanyakan, band baru saat ini mudah mengantongi popularitas. Lagu yang mereka bawakan sesuai dengan selera pasar. Sebut saja Kangen Band yang sukses dengan lagu berjudul DOY. Lirik lagu sederhana dengan alunan musik yang pas di telinga, menjadi andalan band-band baru.

Berkaca pada kesuksesan band baru, para personel Project Pop, yakni Rachel Panggabean (Tika), Djoni Permato (Udjo), Herman Josis Mokallu (Yosi), Gumilar Nurohman (Gugum), Muhammad Fachroni (Oon), dan W Rudi Astadi (Odie) memutuskan membuat lagu tentang superstar. Mereka percaya, semua orang ingin menjadi superstar yang tenar dan sukses.

"Kami pun ingin menjadi superstar seperti mereka. Keinginan tersebut kami ungkapkan lewat lagu. Jadi, semua superstar yang ingin dicontoh Project Pop, disebutkan dalam lagu Bukan Superstar," ujar Gugum sang pencipta, saat ditemui dalam peluncuran album Top of The Pop, di Kamasutra, Hotel Crown, Jakarta, Rabu (24/9).

Album Project Pop Top of The Pop merupakan karya ketujuh mereka. Dalam album ini, Project Pop hanya menghadirkan tiga lagu baru, yakni Bukan Superstar, Goyang Duyu, dan Maramaramara. Sementara 12 lagu lainnya diambil dari lagu kompilasi album pertama hingga keenam.

Lagu Bukan Superstar sekaligus menjadi pembuktian diri Gugum dalam mencipta lagu. Ia mengaku, sempat stres karena tidak menemukan lirik yang cocok. Untungnya, personel yang lain memberikan dukungan dan semangat. Lagu Bukan Superstar, tercipta saat Gugum berada sendirian di mobil.

"Kami tidak pernah kehabisan ide membuat lagu. Selama masih ada kejadian atau peristiwa menarik di bumi, Project Pop akan terus mencipta lagu," kata Yosi.

Single andalan Bukan Superstar, dipaparkan Yosi juga berangkat dari sebuah fakta. Gugum, selama ini menyimpan kekaguman pada penyanyi Glenn Fredly. Bahkan, bisa dibilang, Gugum menjadi bayang-bayang Glenn. Untuk itu, dalam lagu tersebut Gugum bernyanyi dan bergaya seperti Glenn.

Ciri khas Project Pop masih tetap ditonjolkan dalam album Top of The Pop. Lagu ciptaan mereka tetap penuh dengan ide kreatif, yang disampaikan melalui humor. Tidak ketinggalan, pesan moral juga diselipkan dalam beberapa lirik lagu.

Humor Satir

Dalam membuat lagu, Project Pop memang dikenal tidak pernah serius. Mereka sering membuat lagu parodi dari fakta di tengah masyarakat. Bahkan, tiga single terbaru mereka, jika disimak terasa lucu. Lagu dikemas dengan humor satir yang menghibur para pendengarnya.

Semisal pada lagu Goyang Duyu, Project Pop memakai pendekatan musik melayu pesisir. Lagu ini mengajak semua orang untuk bergoyang dan menari. Harapannya, kesusahan dan persoalan hidup sejenak dilupakan saat mendengar lagu Goyang Duyu.

"Mudah saja, Project Pop hanya ingin mengajak masyarakat menari dan melupakan kesusahan sejenak. Lagu Goyang Duyu kami ciptakan membumi untuk semua golongan dan kelas sosial," tambah Tika.

Sementara itu, kesulitan yang dihadapi dalam album ke-7 ini, yakni meminta izin kepada para musisi yang namanya disebutkan dalam single mereka. Masing-masing personel mendatangi langsung para musisi dan menjelaskan konsep lagu Bukan Superstar. Tika, mengaku beruntung karena Mulan Jameela tidak keberatan namanya disebut dalam lagu.

"Saat minta izin pertama kali, Mulan langsung bersedia. Jadi, saya tidak perlu melakukan proses yang berbelit-belit. Cukup lewat SMS (short message service) dan menelepon saja," katanya.

Selain tiga lagu baru, Project Pop juga menyuguhkan beberapa ciptaan terbaik mereka. Lagu Metal vs Dugem, Jatuh Cinta, Jangan Ganggu, Pacarku Superstar, Tu Wa Ga Pat, Burkat (Chrisye Senyawa), Jangan Piki Piki, dan lagu terbaik lainnya ada di album Top of The Pop. [SP/Elvira Anna Siahaan]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/10/05/index.html

22 Juni 2008

Pesinetron Intan Nuraini Digemari Karena Tarik Suara

Masih Jomblo PESINETRON Intan Nuraini (25) mengaku tengah menekuni dunia tarik suara. Sebuah hits single berjudul Gubrak, album kedua Intan tampaknya mulai digemari. Bahkan, tembang tersebut kini dijadikan soundtrack sebuah sinetron remaja.

Intan tidak menyangka lagunya yang ceria bakal dicari orang. Saking larisnya lagu Intan, ia mendapatkan nama baru. "Setelah lagu Gubrak sering diputar di radio dan gue nyanyiin setiap show, banyak yang memanggil gue dengan Intan Gubrak," katanya saat ditemui di acara ulang tahun artis Andi So­raya di Warna Warni Resto di ka­wasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (22/6) malam.

In­tan tertawa mendapat julukan itu. Kini banyak orang yang akrab dengan lagu album keduanya, sampai akhirnya mem­berikan nama baru untuknya "Sebutan itu menjadi semangat baru untuk tetap bernyanyi," kata perempuan ber­lesung pipit ini senang.

Intan meng­artikan lagunya yang bernada fun dan easy listening itu bisa diterima pencinta musik Indonesia. Alasan itu pula yang membuat Intan kini memfokuskan dirinya pada dunia tarik suara. Dunia si­ne­tron yang selama lima tahun per­nah digelu­ti­nya, untuk se­men­tara dikesam­ping­kan dulu.


"Sebenarnya menjadi pes­i­ne­tron dan penyanyi sama-sama me­­­nyenangkan. Tapi gue se­ka­rang ingin diakui sebagai pe­nya­nyi," ujar perempuan kela­hiran 23 Maret 1985 ini.

Sebelum dikenal sebagai pe­nya­nyi, mantan kekasih pe­si­ne­tron Sahrul Gunawan ini pernah membintangi beberapa si­ne­tron. Antara lain Putri Ca­ha­ya, Gembel Naik Kelas, Bukan Cinderella, Ular Putih, dan Maha Kasih. Intan menyadari, kesibukannya sebagai penyanyi sama padatnya seperti saat masih sy­u­ting sinetron.

Ditanya kekasihnya sekarang dan janjinya akan menikah pada usia 25 tahun, Intan menga­ta­kan, masih senang menjomblo se­telah pu­tus cinta dengan Sah­rul Gu­nawan. Ia juga belum berpikir menikah. "Sekarang lagi seneng-se­neng­­nya cari teman yang ba­nyak," katanya seraya mem­ban­tah pernah berpacaran dengan seorang dokter.

http://www.wartakota.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=5268

Kangen Band, Dicerca Makin Melesat

Dicerca Makin Melesat Ketika meluncurkan album pertama pada Februari 2007 de­ngan judul Aku, Kau, dan Dia, Kangen band melesat bak roket. Album itu meledak di pasaran dengan 350.000 kopi. Bahkan, jauh sebelum album itu diluncurkan, versi bajakannya laris manis di lapak pedagang kaki lima. Ring back tone (RBT) lagu itu pun konon me­nembus angka 1 juta.

Ironisnya, band asal Lampung itu dicerca berbagai kalangan yang menilai musik mereka tak berkualitas. Penampilan personelnya pun dianggap kampungan. Tetapi, Kangen Band cuek dan terus bernyanyi. Kini, band yang digawangi Andika (vokal), Dodhy (gitar), Tama (gitar), Lim (drum), Izzy (keyboard) dan Bebe (bas) kembali meluncurkan album yang diberi judul Bintang 14 Hari.



"Album kedua ini adalah proses pembelajaran kami agar lebih baik lagi dalam beragam hal," kata Dodhy, mewakili rekan-rekannya di acara peluncuran album terbarunya di Hard Rock Cafe, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (20/6) sore.

Lagu andalannya adalah Doy yang videoklipnya lebih dahulu muncul di televisi sebelum album dirilis. Kangen Band optimistis album itu akan sehebat album perdananya. Sejak dipasarkan dua bulan lalu, album Bintang 14 Hari telah terjual 40.000 keping. Tak cuma itu, RBT lagu Doy mencapai angka sekitar 500.000!

Andy 'Bayou', musikus yang juga dikenal sebagai arranger, mengatakan bahwa musikalitas Kangen Band di album ke­dua mulai menunjukkan kemajuan di­ban­dingkan album sebelumnya. "Sound di album pertama enggak maksimal. Sekarang sudah lebih bagus," kata pria yang disebut-sebut tokoh di balik kesuksesan Sheila on 7 ini.

Hanya saja Warner Music Indonesia, perusahaan rekaman yang menaungi Kangen Band, menyebut album kedua Kangen Band sebagai sebuah pertaruhan. "Pasti ada kekhawatiran meskipun hasilnya nanti kebalikannya," kata Ari, produser Kangen yang juga mewakili Warner Music Indonesia. Dia hanya berharap, tidak ada lagi caci-maki, ejekan, atau pelecehan terhadap Kangen.
http://www.wartakota.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=5272


21 Juni 2008

"StarDut" 2008 Raih Rating Tertinggi

[JAKARTA] Acara musik dangdut mempunyai tempat tersendiri di hati pemirsa Indonesia. Maraknya berbagai macam program-program televisi di Tanah Air, namun ternyata program StarDut 2008 yang tayang di Indosiar mendapat respons positif dari pemirsa dengan perolehan rating tinggi.

Menurut Humas Indosiar Gufrroni Sakaril, data AC Nielsen (week 0824) menunjukkan Stardut 2008 memperoleh rating 4,3 dan share 17,3 persen. Lalu, Super Soulmate Concert memperoleh ranting 4,1. Sebaliknya, acara dengan topik yang sama, Dangdut Mania 3 mendapat peringkat ke-3 dengan menyabet rating 4 dan share 14. Masih dengan reality show bertajuk dangdut, KDI 5 mendapat peringkat ke 6 dengan perolehan rating 3 dan share 10,7. Sementara itu, pada posisi 4 diduduki program Mama Mia 2008 dengan rating 3,7 dan share 14,1. Berikutnya program acara Indonesian Idol berada di peringkat 5 dengan perolehan rating 3,4 dan share 10,6.

Program Stardut 2008 tidak hanya menonjolkan kemampuan vokal dengan suara emasnya saja. Mereka juga akan menampilkan aksi panggung yang atraktif bersama ayah atau bundanya. Selain itu, tayangan ini juga menampilkan ikatan emosi antara ayah/bunda dengan putra-putrinya.

Acara Stardut menampilkan ayah/bunda sebagai pendamping atau calon manajer calon bintang. Selanjutnya, ada juga sosok putra-putri sebagai calon bintang dangdut Indonesia. Musik dangdut saat ini bersifat universal dan disukai masyarakat dari semua golongan. Program Stardut 2008 memulai audisinya pada tanggal 23 dan 24 Februari 2008 di dua kota di Jakarta dan Surabaya. Setelah itu mulai berkompetisi dan tampil dalam acara televisi yang berjudul Stardut Cabut 2 dan Stardut Incer 2, Stardut Pilih 1 (wildcard).

Sebanyak 13 pasang finalis akhirnya terpilih untuk berhak tampil dalam Konser StarDut 2008 yang ditayangkan setiap hari Minggu pukul 18.00 WIB mulai 22 Juni 2008 bertempat di Britama Sportmall, Kelapa Gading, Jakarta Utara. [DGT/U-5]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/06/21/index.html

20 Juni 2008

Rizky Raih MTV VJ 2008

Rizky Triyantono (dari kiri), Distyayu Sukarja dan Robby Purba menjadi para pemenang dalam ajang Grand Final VJ Hunt 2008 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Kamis (19/6) malam. arnold H sianturi

[JAKARTA] Rizky Triyantono finalis Bandung berhasil meraih MTV Video Jockey (VJ) 2008 dengan mengalahkan 11 finalis pada malam Grand Final MTV VJ Hunt 2008 yang berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Kamis (19/6) malam. Sementara gelar Amazing VJ 2008 direbut oleh gadis cantik finalis Medan, Distyayu Sukarja (Ayu) dan gelar The Most Favorite 2008 jatuh pada Robby Purba dari Lampung.

"Saya senang sekali dan tidak menyangka menjadi juara, dengan melihat talenta saingan-sainganku. Setiap peserta mempunyai karakter yang berbeda-beda. Justru saya memfavoritkan Robby juara, dan syukur malah saya yang menang. Kejuaraan ini membuat untuk semakin bermotivasi mencoba hal yang beda dari sebelumnya dan lebih tinggi lagi," tutur Rizky.

Pemenang MTV VJ Winner, berhak mendapatkan hadiah utama 20 juta rupiah. Hal pertama yang akan dilakukannya adalah berkonsentrasi mengkampanyekan bahaya global warming. Rizky menyatakan siap untuk mensosialisasikan tindakan itu, karena memiliki akses yang dinilai cukup kuat.

"Akan saya dorong isu global warming, dan bagaimana cara mengatasinya secara sederhana yang bisa dimulai dari lingkungan sendiri, seperti penghematan air dan listrik. Hal itu memang kecil, namun bila didorong sesering mungkin, anak nongkrong akan terbuka dan peduli pada lingkungan sekitarnya," kata mahasiswa Universitas Padjadjaran Bandung, dengan yakin.

Kelestarian Alam

Rizky menambahkan bebannya menjadi lebih berat setelah menjadi sorotan masyarakat, yaitu mengembang tugas mensosialisasikan kelestarian lingkungan hidup. Dirinya juga harus membawa dan mengajak, bagaimana caranya masyarakat minimal mengerti dan sadar akan bahaya akan dampak dari global warming.

Senada dengan itu, Ayu merasa sangat bersyukur dirinya bisa terpilih. Mantan penyiar Radio Prambors Medan, berkeinginan bersatu dengan alam, sebagai wujud tindakan terhadap menjaga lingkungan, dengan menghindari pemakaian plastik. Ayu dinilai memiliki karakter yang ceria dan sering melakukan hal-hal yang konyol oleh ke-11 finalis lainnya. Ayu dan Robby mendapatkan hadiah sebesar lima juta rupiah.

MTV VJ Hunt 2008 mengusung tema Keep Your World Amazing sebagai bentuk kepedulian terhadap isu Global Warming. Panggung didesain menyerupai hutan belantara beserta hewan, yaitu burung yang cukup meramaikan suasana. Hal ini sebagai bentuk peran serta MTV Indonesia mengkampanyekan bahaya pemanasan global. [HDS/U-5]

http://www.suarapembaruan.com/News/2008/06/20/index.html

12 Juni 2008

Dewi Dewi Gandeng Mulan - Ina Keluar, Konsentrasi Jazz


JP 13 juni 2008 - Kelompok vokal Dewi Dewi kini resmi berdua. Ina, salah seorang personelnya, resmi hengkang sejak 1 Juni lalu. Tapi, Ina tak menghilang. Dia masih berada di bawah naungan manajemen Republik Cinta.

Menurut Ahmad Dhani selaku panglima dari manajemen yang didirikannya itu, Ina tak sesuai dengan lagu pop Dewi Dewi. Ina menginginkan musik yang sesuai dengan idealismenya, jazz. "Kita akan buatkan album jazz untuknya. Itu memang sesuai dengan jiwanya," ucap Dhani saat ditemui Jawa Pos di Studio The Loop, kemarin (12/6).

Meski begitu, Dewi Dewi tetap survive beranggota Tata dan Puri. Khusus kemarin, Dewi Dewi bergabung dengan Mulan Jameela. Sebab, mereka syuting klip lagu berjudul Sakit Bukan Main. Lagu ciptaan Dhani itu memang dinyanyikan Dewi Dewi dan Mulan. Sakit Bukan Main adalah satu di antara tiga lagu baru Dewi Dewi dalam album kompilasi artis-artis manajemen Republik Cinta.

Dewi Dewi dan Mulan memakai kostum futuristik dalam syuting klip yang disutradarai Tepan Kobain tersebut. "Saya tidak ingin menyatukan image keduanya. Mulan punya image sendiri, Dewi Dewi juga punya image sendiri. Biar satu konsep, image mereka tetap berbeda," jelas Tepan.

Demikian pula kostumnya. Pada kostum kedua, Mulan mengenakan kostum ala suster dengan atasan warna hitam dan bawahan merah serba mengkilap. Sedangkan Tata dan Puri kompak memakai kostum glamor merah. "Masing-masing memang sibuk mikirin baju," kata Mulan.

Menurut Tata, kerja sama dengan Mulan itu merupakan pengalaman pertama. Terlebih untuk satu album bersama. "Ditambah Mulan, kami lebih fresh. Sebab, ada karakter vokal yang lain," ujar Tata.

Puri mengangguk setuju. Menurut dia, sangat seru bisa bernyanyi bersama Mulan. Terlebih, Puri menganggap Mulan sebagai superstar. "Banyak ilmu yang bisa diambil dari kolaborasi ini. Entah itu teknik vokal, cara akting, dan segala macamnya," imbuh dia.

Menurut Dhani, total ada 13 lagu di album kompilasi itu. Sepuluh di antaranya adalah lagu-lagu lama Dewa 19, The Rock, Dewi Dewi, Andra and The Backbone, dan Mulan Jameela.

Selain Sakit Bukan Main, dua lagu baru lainnya berjudul Nasionalisme, dinyanyikan duet The Rock-The Koil. Satu lagu lagi berjudul Perempuan Paling Cantik di Negeri Indonesia, dilantunkan Dewa 19. "Mungkin saja lagu ini (Perempuan Paling Cantik di Negeri Indonesia, Red) bisa jadi lagu ajang putri-putrian atau miss kecantikan begitu. Bagus, kan? Liriknya indah kok," canda Dhani. (gen/nda)