08 Juni 2009

TV Pun Jadi Ajang Kampanye

Senin, 08 Juni 2009 :: Dengan tampil di televisi, para capres dan cawapres dapat menyosialisasikan program mereka kepada masyarakat luas. Ketatnya persaingan antarkandidat dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2009, membuat para calon presiden (capres) menerapkan berbagai strategi untuk memenangi pertarungan. Salah satu strategi itu adalah memanfaatkan media televisi sebagai ajang kampanye.

Sebagai TV Pemilu, TV One telah lebih dahulu menghadirkan program bagi para capres yang ingin menggunakan televisi sebagai ajang kampanye. Bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin),  TV One mengundang Jusuf Kalla (JK), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Megawati Soekarnoputri untuk menyampaikan visi dan misi mereka, khususnya di bidang ekonomi, dalam program Presiden Pilihan.

Seperti dikatakan Raldy Doy,  public relations TV One , program  Presiden Pilihan merupakan salah satu program untuk menyongsong Pilpres 2009 yang disajikan  TV One . Program lainnya adalah  Atas Nama Rakyat yang hadir setiap Senin pukul 19.00 WIB,  Debat Presiden setiap Rabu pukul 19.30 WIB,  Satu Jam Lebih Dekat setiap Kamis pukul 19.30 WIB,  Kabar Pemilu hadir setiap Senin-Jumat pukul 17.00 WIB, dan  Apa Kabar Indonesia tayang Senin-Sabtu pukul 20.00 WIB.

''Berbagai program dan informasi mengenai Pemilu yang telah ditampilkan  TV One merupakan bukti komitmen dan janji  TV One untuk selalu menyampaikan informasi yang penting mengenai Pemilu kepada masyarakat,'' ujar Raldy. Tak hanya  TV OneTrans TV juga menyajikan sarana bagi para capres untuk berkampanye. Sarana itu berupa sebuah program bernama  Capres Bicara . Pasangan SBY-Boediono mendapat kesempatan pertama tampil di acara ini yakni pada Rabu (3/6) pukul 20.00 WIB.

Rencananya, pasangan JK-Wiranto akan tampil pada Rabu (10/6) pukul 20.00 WIB, dan Megawati-Prabowo pada Rabu (17/6) pukul 20.00 WIB. ''Dalam  Capres Bicara , capres dan cawapres akan memaparkan visi dan misi mereka sebagai presiden dan wakil presiden,'' kata A Hadiansyah Lubis,  head of marketing public relations Trans TV kepada  Republika , Rabu (3/6).

Menurutnya,  Capres Bicara dikemas dalam bentuk  entertainment talkshow dengan melibatkan  audience dari berbagai kalangan. ''Acara ini disemarakkan oleh penampilan penyanyi dan band papan,'' jelasnya.Program inspiratif ini, lanjut Hadiansyah, diharapkan dapat menjadi sarana bagi para capres dan cawapres untuk menyosialisasikan program mereka kepada masyarakat luas. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mengenal sosok capres dan cawapres yang akan berlaga pada Pilpres 2009.

Ketika tampil di acara ini, ungkap Hadiansyah, SBY memaparkan perjalanan kariernya hingga menjadi pemimpin negeri ini. Ia mengungkapkan juga mimpinya tentang Indonesia. SBY pun menjelaskan tentang keputusan memilih Boediono sebagai cawapres, juga soal wacana ekonomi kerakyatan dan neo liberalisme yang makin menghangat. Di ujung acara, SBY berbagi cerita seputar kesehariannya bersama keluarga dan teman-teman band-nya sewaktu muda.

Pada episode JK-Wiranto, rencananya JK akan mengisahkan perjalanan kariernya hingga terjun ke politik. Seperti capres lainnya, JK pun bakal menjelaskan kebijakan ekonomi yang akan diusung jika dipercaya rakyat memimpin negeri ini. Lewat acara ini pula, JK bakal menceritakan kehidupan sehari-hari, keluarga, dan masa kecilnya.Hal yang sama juga akan dikemukakan oleh Megawati saat tampil bersama Prabowo pada 17 Juni mendatang.

JK-Wiranto di Kick Andy
Metro TV pun tak ketinggalan. Lewat program  Kick AndyMetro TV berencana menghadirkan tiga pasangan capres-cawapres secara bergantian. Kesempatan pertama diberikan kepada pasangan JK-Wiranto yang akan tampil pada Jumat (5/6) mulai pukul 21.30 WIB dan Ahad (7/6) mulai pukul 13.30 WIB. ''Di  Kick Andy , para capres dan cawapres itu tidak bicara soal visi dan misi atau program kerja. Mereka akan diklarifikasi seputar isu atau rumor yang sensitif bahkan 'dosa-dosa' para calon di masa lampau,'' ungkap Henny Puspitasari,  public relations & publicity manager Metro TV .

JK yang saat ini menjabat sebagai wakil presiden dan ketua umum DPP Golkar, akan menjawab rentetan pertanyaan dari  host Kick Andy , Andy F Noya, seputar latar belakang pencalonan dirinya menjadi capres, termasuk sejumlah isu seputar keretakannya dengan Presiden SBY, soal bisnis, keluarga, juga tentang harta kekayaannya.  rusdy nurdiansyah

http://www.republika.co.id/koran/43/55010/TV_Pun_Jadi_Ajang_Kampanye

Tidak ada komentar: